Violin at First Sight
Author: Shin SooY
Rating: PG 15
Length: Drabble
Genre: Romance, Fluff
Main Cast: Kim Taeyeon ( Girls’
Generation ), Kim Seokjin (BTS)
Support Cast: Find by yourself
Disclaimer: Semua cast milik orang
tua mereka dan Tuhan YME. But this story is mine. Bila ada kesamaan plot dan
waktu, itu tak disengaja. Don’t be plagiator, karena author membutuhkan kerja
keras untuk membuatnya. Happy reading and sorry about typo’s.
All is Author POV
Gesekan
biola memenuhi telinga yeoja itu. Yeoja yang dengan setianya menunggu giliran
untuk menunjukkan bakatnya. Yeoja itu, Kim Taeyeon.
Ia
berada di ruang tunggu untuk acaranya ini. Hingga tanpa sengaja melihat seorang
namja yang entah siapa namanya sedang memainkan biola, bakat yang sama
dengannya. Taeyeon bahkan menikmati alunan dari biola namja itu sembari
memejamkan matanya.
Perlahan, namja itu menghentikan
permainannya. Seakan tersadar dari kegiatannya –menikmati musik namja itu- ,
Taeyeon cepat-cepat menatap namja itu yang sekarang sedang berdiri tak jauh
dari tempatnya duduk. Namja itu terlihat mengedarkan pandangannya ke sekitar.
Taeyeon reflek menundukkan kepalanya, takut-takut namja itu memergokinya yang
sedang mencuri-curi pandang padanya.
“Permisi,
nona”
Taeyeon
sontak mengadahkan kepalanya untuk memastikan. Matanya membulat, lidahnya kelu,
pipinya memerah bahkan tanpa sadar ia menahan nafasnya. Bagaimana ia tak gugup?
Ternyata yang memanggilnya adalah namja yang sedari tadi ia perhatikan, bahkan
sekarang jarak wajah mereka dekat.
“Ne?”
“Nomormu?”
Jantung
Taeyeon berdetak keras. Apakah namja ini meminta nomor ponselnya? Pada
pertemuan petama? Taeyeon terpaku beberapa saat.
“Nona,
gwenchana?”
“A..ah
ne”, jawab Taeyeon malu-malu.
Oh
ayolah siapa yang tak malu jika orang yang ia suka meminta nomor ponselnya?
Tunggu, apakah Taeyeon sekarang jatuh cinta pada pandangan pertama?
“Kau
tampil nomor berapa?”
DEGG
Jadi
namja itu tidak sedang menanyakan nomor ponsel Taeyeon? Ckck Kim Taeyeon, kau
harus belajar lebih banyak
untuk mengerti tentang kode-kode.
“Em...
duapuluh empat”
“Jinjja? Aku tampil nomor
duapuluh tiga. Oh, Kim Seokjin imnida”
Namja itu mengulurkan
tangannya untuk menjabat tangan Taeyeon. Perlahan, Taeyeon mendekatkan tangannya
dengan uluran Seokjin. Jantungnya berpacu bak sedang lari maraton.
“Nomor duapuluh tiga, Kim
Seokjin-ssi dan nomor duapuluh empat, Kim Taeyeon-ssi. Kalian akan tampil
bersama dikarenakan bakat kalian yang sama dan untuk memepercepat waktu”
Sebuah suara menginterupsi
mereka, bahkan Taeyeon belum sempat menjabat tangan Seokjin.
“Ne?”, tanya Seokjin.
“Segera masuk, sudah tiba
giliran kalian”
Taeyeon mengambil biolanya
yang kemudian diikuti oleh Seokjin. Taeyeon mempercepat jalannya, hingga
tanpa sadar memberi jarak baginya dan Seokjin. Sesungguhnya ia sangat sangat
ingin jalan berdampingan dengan Seokjin, tapi ia takut debaran jantungnya akan
didengar Seokjin.
“Kim Taeyeon, nama yang
cantik”
Taeyeon reflek menolehkan
kepalanya ke belakang. Lagi lagi pipinya memanas, itu suara Seokjin, bahkan
namja itu kini sudah ada tepat di depan wajahnya.
“Secantik orangnya”
Deru nafas Seokjin yang
teratur dapat dirasakan Taeyeon. Seseorang tolong Taeyeon! Bahkan ia lupa
caranya mengedipkan mata. Jarak wajah mereka hanya terpaut 5 cm, hidung
merekapun hampir bersentuhan.
“Bolehkah aku mengenalmu?”
.
.
.
~
Fin ~
Aloha readers ^^
Pertama kalinya nulis fanfic yang langsung
selesai.
Author tahu kalo fanfic ini kurang
dapet feelnya ㅠ.ㅠ
Don’t be silent readers please. Author sangat membutuhkan
komentar komentar kalian yang membangun untuk terus menulis fanfic.
Kamsahamnida~~ Chu

